Monday, 11 June 2012

Efek Fotografi Part I

setelah sekian lama teracuni dengan dunia fotografi...gaya hidup juga berubah,mata juga berubah (tidak menjadi lensa sich) dompet makin tipis dan badan makin subur (maklum nyambi hunting cari temapat makan) racun ini juga menjadikan aku menjadi orang bijak..sabar...n terkenal hahahahah
ntar dech gw lanjut koneksinya lalot..
baca selanjutnya - Efek Fotografi Part I

Sunday, 10 June 2012

Kelas Pagi



inilah kegiatan setiap hari minggu pagi


baca selanjutnya - Kelas Pagi

Kelas Pagi Lagi Galau Part I

      Pagi-pagi harus bergegas kabur menuju ke kampus....walaupun program tidurnya belom sukses maklum abis nonton bola "portugal vs german" seketika geber motor sekencang-kencangnya (maklum masih sepupu ma rossi) setibanya di kampus empat orang penunggu kelas pagi dengan tampang bete nunggu teman-teman yang lain yang juga belom datang ...akhirnya dimulai lah obrolan khas kelas pagi.jam berganti jam satu persatu teman -teman mulai berdatangan justru kedatangan mereka membuat kelas pagi semakin hening (soalnya yang pada datang cowok...yang ditunggu peserta cewek....hahahhaha) istilah kerennya kelas pagi lagi GALAU istilah yang sangat cocok menggambarkan suasana kelas pagi yang semuanya di huni para pejantan.ngambil istilah bagai sayur tanpa garam.kelas pagi hari ini tidak seperti minggu-minggu sebelumnya,semua peserta serius menunggu materi yang akan di bawakan oleh mentor kelas pagi Hasbullah Mathar,hari ini tidak begitu semua sibuk autis di depan laptop atau tabletnya bukan mensortir foto tapi malahan OL dan rame-rame buat status GALAU.
     Setelah menunggu lama kelas akhirnya di mulai dengan sedikit materi dan kemudian dilanjutkan dengan apresiasi karya.komentar teman kelas pun semuanya mengandung unsur kata kata GALAU.sang artis tidak luput dari candaan GALAU.mudahan mudahan artisnya tidak marah (cman bercanda yach)
    akhirnya setelah lama apresiasi foto ...menghasilkan foto-foto yang bisa di lihat di gallery foto blog ini.semoga dengan di publishnya foto ini menjadi cambuk buat teman -teman untuk terus berkarya
    Tulisan ini special di persembahkan untuk teman kita YUDI yang hari ini jadi objek penderita..jangan GALAU yach YUD keep work dude.


baca selanjutnya - Kelas Pagi Lagi Galau Part I

Saturday, 9 June 2012

Tips Membeli Kamera Untuk Pemula


Beberapa hari lalu seseorang mahasiswa IKM bertanya “saya mau beli kamera kira-kira kamera apa yang bagus” pertanyaan yang sederhana tapi susah sekali jawabnya.akhirnya setelah lama sharing akhirnya saya mendapatkan kesimpulan ....mudah-mudahan bisa membantu
1.Bulatkan niat dan konsistensi
       Memilih untuk membeli DSLR itu sebuah pilihan yang sulit sebenarnya untuk saya. Kenapa?Karena takut itu hanya kepantingan sesaat saja. Karena tidak dipungkiri juga, kamera DSLR sekarang menjadi tren yang menjamur di Indonesia.
         Jadi, yang pertama harus dilakukan oleh seseorang yang pemula adalah, bulatkan niat dan konsistensi. Pastikan kamera DSLRmu akan dipakai secara kontinyu. Bukan 1-2 minggu saja dari awal pembelian.

2. Cari referensi
        Hal ini perlu banget dilakukan, supaya kita tidak terjerumus ke arah yang salah. Coba cari di internet tentang produk yang kamu inginkan. Kalau kamu bukan orang yang masuk dalam kategori yang memburu tren, pasti sudah lumayan tau produk-produk kamera
        Cari tau produk yang ingin kamu beli, dengan menanyakan di forum internet. Soalnya banyak banget yang membahas tentang berbagai macam kamera. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Atau tanya teman, saudara, pacar, atau kenalan lain yang sudah lumayan tau tentang dunia fotografi.
       Bisa di cari di kaskus.us, fotografer.net, dll, kalo bingung cari aja di mbah google. Semua produsen pasti memberikan produk untuk pemula, seperti canon dengan EOS 1100D, 1000D, nikon D3100, sony dengan Alpha A300, pentax dengan pentax K- m atau olympus dengan E520dll.
            Perhatikan Lingkunganmu lihat teman-teman sekitar paling banyak make kamera merk apa.
3. Buat tabel perbandingan spesifikasi

        Setelah kamu dapet informasi tentang kamera DSLR untuk pemula maka buatlah tabel perbandingan spesifikasi kamera yang kamu incer. Ini bakal membantu kamu jika kamu bener-bener akan menekuni fotografi. atau biar kamu ga dibilang kameramu cupu karena kamu anak yang Cuma ngejar trend.


4. Tentukan budgetmu

         Setelah lumayan tau tentang produk-produk kamera DSLR, pasti kamu harus menilik uangmu. Kalo itu berasal dari ana orang tua, lihat kondisi keuangan orang tua. Kalo kamu bakal beli dengan uangmu sendiri, pastikan kamu cukup dengan budgetmu.



5. Buat tabel perbandingan harga dari berbagai produsen

     Tabel ini bakal berguna banget. Setelah kamu sudah yakin dengan pilihan kamu buatlah tabel perbandingan harga. Biar kamu bisa memperhitungkan keadaanmu setelah membeli DSLR. Karena membli kamera DSLR bukan hanya membeli kamera saja, jika kamu pengen serius, maka kamu harus beli berbagai macam kebutuhan lain.
          Buatlah tabel perbandingan harga kamera dengan berbagai produsen, seperti canon, nikon, sony, dll. Karena kamu sudah mencari referensi sebelumnya kamu juga sudah tau berpa kisaran harganya. Dengan ini akan membantu, mana kamera terbaik yang harus kamu miliki.


6. Buat perbandingan harga dari berbagai toko kamera

       Nah setelah kamu tau mana kamera yang spesifikasinya dan harganya kira-kira pas, langkah selanjutnya. Buat perbandingan harganya dari berbagai toko. Baik itu dari toko online atau toko kamera langsung. Karena biasanya ada sedikit perbedaan, mana tau bisa irit dikit, kan lumayan, bisa buat keperluan beli peralatan yang lain.


7. Finally 

          Bawa uangmu, dan belilah kamera DSLR idaman mu. Dan yakinkan niatmu buat menjaga konsisten tetap menggunakan kameramu bukan buat gaya-gayaan.

Sekiannn...

Semoga bermanfaat....

mohon share,follow dan komentarnya

baca selanjutnya - Tips Membeli Kamera Untuk Pemula

Kesalahan Pemula

Nih kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan seorang fotgrafer amatir dan pemula,,,
1. Baterai Habis
     Kesalahan yang paling fatal itu biasanya baterainya habis. Kesalahan ini mencapai tingkat 35,20%. Biasanya fotografer kurang yang amatir, kurang memeperhatikan masalah ini, apalagi jika kameranya belum dilengkapi BG(baterai Grip).  Biasanya nih, disebabkan kurang persiapan sebelum menggunakan kamera, terus sering banyak melihat-lihat hasil jepretan, dan sering lupa menaruh di dalam tas tanpa mematikan.
Kesalahan diatas mungkin masih bisa di tangani dengan memasang BG(baterai grip). Dimana fungsinya adalah menambahkan baterai cadangan dan memudanhkan memfoto dala keadaan vertikal.   

2. Gambar Kabur Kamera Goyang
Kesalahn berikutnya yang paling sering ditemuin pada fotgrafer amatir yaitu kamera goyang sehingga gambarnya kabur. Presentase kesalahannya mencapai  29,30%. Sungguh sangat sayang sekali jika kita seorang Candid fotografer, dimana kita mengabadikan momen-momen yang butuh waktu cepat dan singkat.
Tapi masih ada solusinya buat masalah itu. Belilah kamera yang ada fasilitas IS atau VR. IS (image stabilizer) merupakan bawaan dari produsen canoan, sedangkan Vr(vibration reduction) itu bawaan nikon. Jadi dengan fitur itu, kesalahan nomer dua ini bisa sedikit terkurangi.


3. Gambar Kabur akibat Goyangan Obyek Foto
Untuk seorang fotografer amatir, memang susah untuk melakukan ini. Karena butuh teknik tertentu. Tetapi itu tidak disadari oleh seorang fotografer pemula. Kesalahannya berkisar  22,70%.

Untuk mengatasinya, sering-seringlah baca referensi dan buku petunjuk kamera, dan usahakan ketika memfoto, shuter speednya kecil.

4. Time Lag
Kesalahan ini hampir mirip dengan kesalahan yang ketiga, dimana kamera akan lambat bereaksi. Ini disebabkan mungkin karena shuterspees yang salah atapun auto fokus. Auto fokus akan mencari fokus benda itu, jika banda itu bergerak, dan fotografer refleknya kurang, maka akan terjadi keterlambatan, walaupun tombol release sudah di pencet.

5. Salah Fokus (Miss Focus)
Kesalahan yang sering juga dialami oleh pemula/amatir itu salah fokus.  Kesalahnnya mencapai 16,80%. Nah, fokus untuk objek jauh biasanya susah, dan jika fokus tidak di Lock, maka biasanya sering berubah arah fokusnya.
           
Solusinya biasanya memperberbesar diafragma (bukaan lensa).

6. Underexposur atau Foto Gelap
Kesalahan berikutnya mencapai 19,30% adalah foto gelap. Kejadian ini biasanya karena keadaan di sekitar objek kurang pencahayaan. Maka solusinya harus mengatur diafragma dan menggunakan flash. Baik built in flash ataupun external flash.

7. Memori Penuh
Nah kesalahan ini mungkin sebenarnya bisa sangat dihindari, tetapi dalam kenyataannya mencapai presentase16,50%. Biasanay terjadi jika kurang persiapan dari rumah sebelum melakukan kegiatan hunting. Dan ini juga sering terjadi jika berpergian jauh. Dan tidak memiliki kartu memori cadangan.
Solusi buat masalah ini, maka setelah kegiatan hunting, segera pindahkan ke komputer milik anda dengan keadaan yang sangat baik, bebas virus, dan jika perlu di backup. Dan jika berpergian, dan tidak punya kartu memori cadangan, maka bawalah laptop atau hardisk external.
8. Overexposure (OE) atau Foto Terlalu Terang
Foto terlalu terang mencapai presentase  12,20%. Hal ini karena terlalu banyak cahanya di sekitar objek. Solusinya sering-sering lah belajar tentang pencahayaan.

9. Salah WB (White Balance)
Kesalahan ini mencapai 6,8%. Biasanya seorang pemula akan bereksperimen dengan mencoba-coba fitur yang ada, sehingga biasanay lupa untuk mengembalikan ke mode awal. Sehingga ga pas waktu digunakan untuk mengambil gamabr dengan kondisi beda.
Solusinya selalu cek mode yang digunakan, lebih teliti dan setiap menggunakan mode tertentu dikembalikan ke mode standar.

10. Salah Penyetelan Ukuran Foto (Pixel)
Kesalahan ini biasanay masih biasa dikurangi dengan tidak mengubah-ubah modenya, tetapi kesalahan ini mencapai 10%. Biasanya jika terjadi kesalahan akan mempengaruhi jika foto dicetak dalam ukuran yang besar. sangat dianjurkan untuk menggunakan mode fine atau raw.

11. Salah Kecepatan Rana (Shutter Speed)
Ini sangat berpengaruh pada hasil blur, dan objek yang tidak baik. Untuk mengatasinya, jika anda pemula maka gunakan mode Full auto, creatif auto, atau Program pada lensa mode Manual Fokus.

12. Salah ISO
Salah ISO (International Organisation for Standardization) sekitar 3,7%. Akibatnya adalah  foto bisa menjadi terdapat bintik-bintiknya. Pada cahaya yang gelap, gunakan ISO yang tinggi, untuk cahaya yang cukup, atau landscape gunakan ISO antara 80-250. Jika tidak mau ambil resiko, gunakan saja auto.

Nah, dengan diberikan kesalahan-kesalahan itu, para pemula di bidang fotografi bisa memperhatikannya, sehingga momen yang anda abadikan berkualitas.

Selamat mencoba..
Dan keep Jepret !!!! ^_^

Edit : rohmat Hidayat

special thanks
(Mishbahul Munir, http://blog.poetrafoto.com)
Fotografer Poetrafoto Photography Studio Yogyakarta
baca selanjutnya - Kesalahan Pemula

Wednesday, 6 June 2012

Hunting Tips

Seorang fotografer tentunya tidak akan berhenti untuk hunting foto guna menambah jumlah foto dalam portfolionya. Tapi untuk hunting foto pun tentu saja kita tidak boleh asal melakukannya, karena kegiatan hunting foto yang terencana secara matang akan lebih memperbagus hasil foto kita nanti mulai dari konsep, tempat dsb. Saya ingin berbagi tips hunting foto berdasarkan pengalaman saya hunting foto bersama teman-teman saya.
·         Pilihlah tempat yang unik.
Mengapa harus memilih tempat yang unik? Itu karena kita tentunya ingin hasil foto kita berbeda dengan fotografer lain. Jangan memilih tempat hunting yang sudah biasa dipakai oleh fotografer sebagai tempat hunting. Bahkan kalau bisa tempat yang sama sekali belum pernah didatangin atau tidak terpikirkan oleh fotografer lain sebagai tempat hunting.

·         Tentukan konsep pemotretan.
Walaupun kegiatan hunting foto ini basicly pengambilan foto secara random, tapi kematangan konsep tentunya juga menentukan dalam kegiatan hunting foto. Selain hasil foto kita akan lebih tertata, kita juga akan terlatih untuk menyusun konsep sehingga kita dapat menunjukkan kualitas kita sebagai fotografer dalam menghadapi calon klien nantinya. Karena biasanya calon klien yang datang kepada kita akan menanyakan konsep pemotretan sebagai pertanyaan utama.

·         Survey lokasi terlebih dahulu.
Lakukan survey lokasi terlebih dahulu. Dengan kecanggihan teknologi jaman sekarang, anda tidak perlu datang langsung ke lokasi terutama jika lokasi yang anda pilih berada diluar Jakarta. Cukup browsing saja di internet dan anda bisa menemukan lokasi yang anda cari di internet. Kalau ada contact number yang bisa dihubungi, mungkin ada baiknya jika anda menghubungi nomor tersebut untuk menanyakan lebih detail lagi tentang fasilitas, biaya sewa tempat, dll.

·         Minimalisir budget.
Meminimalisir budget seperti budget untuk transport, makan, dan sewa tempat. Kalau bisa ajak teman anda untuk bergabung bersama anda sehingga anda bisa meminimalisir pengeluaran seperti biaya bensin, makan, dan sewa tempat. Kalau beramai-ramai kan anda bisa patungan dengan teman-teman anda untuk semua itu. Jika anda menggunakan model, usahakan mengajak relasi atau teman dekat hingga anda bisa meminimalisir budget untuk fee mereka sebagai model.

·         Persiapkan peralatan anda.
Persiapkan kamera anda beserta alat pendampingnya seperti lensa, tripod, flash, filter, dll. Periksa kembali kamera anda dengan detail karena anda tentunya tidak ingin kegiatan hunting foto anda menjadi sia-sia karena kamera yang tidak siap atau ada gangguan. Bersihkan lensa dan peralatan lainnya sebelum anda bawa sehari sebelumnya. Masukkan kamera anda dan peralatan lainnya ke casenya masing2. Jika anda menggunakan motor sebagai kendaraan menuju lokasi hunting, usahakan memakai ransel yang khusus untuk menyimpan kamera atau ransel dengan ukuran sedikit besar dengan jahitan yang kuat sebagai tempat penyimpanan peralatan tempur anda sebagai seorang fotografer.

·         Pilih model yang fotogenic.
Ini berlaku jika anda menggunakan model, pilihlah model yang fotogenic dan berkarakter unik. Ada baiknya bila anda memiliki budget lebih, anda menggunakan model yang sudah sedikit professional untuk mempermudah proses pemotretan.

Demikianlah tips yang bisa saya bagi kepada anda. Semoga bermanfaat dan apa bila ada kekurangan, jangan sungkan-sungkan untuk memberi masukan kepada saya. Terimakasih.

sumber : OM google

share comment & follow blognya yach !....

baca selanjutnya - Hunting Tips

Tuesday, 5 June 2012

Pintu gerbang fotografi


Pintu gerbang fotografi

Kenapa fotografi...?...pertanyaan yang  sering muncul oleh orang prang sekitar...kenapa..bukan hobby lain,kenapa bukan mancing..filateli...atau hobby lain.kenapa fotografi..jawabannya unik.masing fotografer punya jawaban yang unik dan bermacam –macam.ada yang memulai karena sering mengantar fotografer untuk hunting, ada yang karena tuntutan profesi,ada yang di mulai dari hobby bersepeda sambil motret ...yang pada akhirnya jual sepeda beli kamera (hehehehehe),ada juga yang mulai dari ketertarikan melihat gambar-gambar yang bertemakan pemandangan,atw merusak kamera seseorang yang akhirnya menjadi RACUN sehingga mengenal dunia Kodak-kodak dan masih banyak lagi jawaban yang unik,lucu,atau menggelikan untuk di ceritakan...dari pengalaman yang bermacam-macam inilah..mulailah kecintaan akan fotografi...macam-macam jenis deh alirannya mulai dari fotografi fashion,model,HI,dan masih banyak lagi aliran kepercayaan dalam fotografi, terkadang fotografer sendiri ketika ditanya kenapa  motret pura-pura lupa..karena saking menggelikannya alasannya.memulainya aja dah lucu..perjalanan fotografinya lebih lagi,ada tangis.tawa,canda,penuh keringat,bau matahari,dan celana robek, itu semua tidak jadi soal asalkan motret jalan terus.pengorbanan menjadi fotografer pun bermacam-macam ada yang jual sepeda ada yang harus merelakan sebagian uang kiriman dari orang tua dari kampung untuk membeli perlengkapan buat motret, ada yang sampai kehilangan sepatu karena terbenam di lumpur,ada yang rela menempuh kota antar propinsi atau rela bangun pagi setiap hari minggu hanya untuk belajar atau sekedar hunting foto bareng.
Tidak hanya sampai di situ hunting foto pun punya banyak cerita..cerita sedih,lucu atau apapun itu selalu tersirat dalam perjalanan seorang fotogarafer,saya teringat kata-kata seorang guru yang juga sudah menjadi kakak buat saya seorang hasbullah mathar yang mengatakan “satu foto sejuta cerita”Racun fotografi pun sedikit banyaknya mempengaruhi lingkungan sekitar orang sekitar pun mulai mengatakan kita ini aneh,karena ada yang motret pagar rusak,nenek tua yang sudah bungkuk pun di foto,atau anak gadis tetangnga pun ikut dijadikan kelinci percobaan untuk foto model.kata-kata seperti “kenapa yang begituan di foto”sudah akrab di telinga pertanyaan yang gampang-gampang susah di jawab,tapi itu hanya kerikil kecil yang mengganggu perjalanan estetik fotografi seorang fotografer itu tidak boleh menjadi halangan karena di depan sana sudah gunung terjal yang harus kita daki untuk menjadi seorang fotografer yang betul-betul fotografer.
Kamera menjadi tiket,salah satu keuntungan mememgang kamera,terkadang dengan hanya berbekal kamera DSLR (walupun minjam) kita bisa dapat tempat yang eksklusif (yang penting tidak ketinggalan acara)entah di konser,pengantin,atau acara yang dihadiri gubernur atau walikota,walaupun Cuma pemula panitia acara biasanya tidak mengetahui sehingga memberikan kita tempat paling depan atau posisi yang enak untuk motret,yang lebih serunya kita ketemu ma jurnalis atau fotografer pro di tempat itu (lumayan nyambi dapat ilmu),tempat curhat orang yang kita temui terutama kaum marginal dan kaum urban. Itu hanya sebagian kecil cerita dari memiliki kotak hitam berlensa  bernama kamera.
Fotografi menjadi pintu gerbang kemana saja (mirip pintu ke mana saja doremon) bisa ke pasar,tempat pembuangan akhir sampah,kuburan tua,mesjid tua,kampung nelayan,pengadilan,museum kota,sampai keliling di kampus orang,mempertemukan dengan banyak orang-orang baru.mulai dari yamg muda sampai yang tua
Dalam tulisan ini saya dan semua teman –teman fotografer mau berterima kasih kepada orang yang sudah memperkenalkan dunia fotografi kepada kami,yang mau mengajari kami,yang menerima kami dengan baik,menghargai dan memaafkan orang –orang yang sudah menyepelekan,menghina,atau mencibir kami.semua itu hanya untuk satu kata FOTOGRAFI,kita erat dalam fotografi

please follow blognya n share comment yach !...
baca selanjutnya - Pintu gerbang fotografi